Trilogi Schoolaholic Princess: The Miracle Boys, Romansa Singapura, Simfoni Cinta

Search This Blog / Cari di Blog ini

Monday, August 9, 2010

Menjawab Primadonna Angela (3)

OK, bagian terakhir untuk posting National Day. Thanks, Donna for the questions.
Banyak pertanyaan yang tidak terjawab. Saya coba sebutkan beberapa yang dirasa paling penting:
- Mengapa harus ada dua tokoh yang sempat amnesia di buku ini? Sydney dan Kumalasari. Satu saja menurut saya sudah berlebihan. Dan tanpa amnesia pun harusnya cerita masih bisa bergulir.

Kumalasari sebenarnya tidak amnesia. Hanya saja dia kaget, mengapa dunianya berbeda dari dunia yang diingatnya. Well, untuk Sydney, harus ada alasan mengapa dia menghilang 5 tahun…

- Bagaimana sebenarnya hubungan dr. Mawar dan dr. Sydney? Tidak pernah dijelaskan, hanya sempat disinggung sedikit kabarnya Sydney mengambil keperawanan Mawar, namun ia mengaku Mawar yang memerkosanya.
- Mengapa orangtua Kumala seakan percaya begitu saja pada pengakuan Mawar yang seakan menempatkan Kumalasari dalam posisi yang tidak enak?

Nah ini dia, sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Kalau kita hidup dalam posisi keluarga yang selalu disorot orang, gosip2 itu sangat cepat beredar. Begitu dengar kabar Kumala pacaran sama Sydney, otomatis orang2 yang dekat dengan keluarga Kumala, langsung cari info tentang Sydney, misal: pernah pacaran sama siapa saja. Demikian juga sebaliknya.

Masalahnya gosip kan makin diGOsok, makin SIP, Sydney dan Mawar sudah runtang-runtung dalam 5 tahun terakhir, termasuk di Amrik serumah. Nah, pembaca tentunya bisa menyimpulkan sendiri apa yang dikatakan orang-orang kepada ortu Kumala, dan apa yang dikatakan ortu Kumala kepada anaknya.

- Mengapa orangtua Sydney terkesan tidak senang pada Kumalasari? Kumalasari sempat menduga dulu Sydney pernah punya kekasih yang mirip dirinya, tapi hal ini tidak pernah benar-benar dijelaskan.

Kesan pertama dulu itu masalah beda umur (ibu Sydney mengira Kumala pas SMA itu masih SMP). Biasanya begitu kesan pertama tidak menggoda, (calon) ibu mertua pasti cari2 masalah deh… Mungkin memang harus tambah halaman lagi soal (calon) mertua-anak-(calon) menantu.

- Mengapa oh mengapa Kumalasari menjelang akhir seakan terpanggil untuk berenang? Kalau memang penulis ingin menyebabkan kecelakaan yang terjadi pada Kumalasari yang pada akhirnya mengakibatkan amnesia, bisa dengan beragam cara lainnya, kan?

Kumala menginap di hotel. Biasanya, aku dan adik2 selalu ngecek kolam renang hotel kayak apa. Ada hotel yang kolam renangnya BAGGGUUUSS banget (entah warna air, desain kolam, ukuran, lanskap). Despite winter, liat kolam itu rasanya si kolam manggil-manggil kita buat nyemplung :D

Again, Kumala nggak bener2 amnesia loh. Dia kakinya kram, terus tenggelam (plus kesamber petir). Masalahnya kalau ingatan seseorang tidak cocok dengan "kenyataan" yang diceritakan semua orang yang mengalami, tentu saja orang2 bakal bilang: oh kali dia amnesia. Orang2 tidak bakal bilang: oh dia salah dimensi :P

- Yang paling utama adalah: Bagaimana bisa Kumalasari yang sudah menikah dengan Denis dan tidak bahagia, gara2 kecelakaan di kolam renang dan amnesia, tiba-tiba masuk dalam alternate universe di mana dia menikah dengan Sydney? Hanya dijelaskan sekilas, oh barangkali ini alternate universe, dan oh, barangkali karena ada buku Artemis Fowl yang demikian, atau film yang alurnya serupa, di dunia ini pun bisa begitu.

Sebenarnya ada satu bab teori dimensi waktu yang aku buang atas permintaan reviewers karena novel ini bukan untuk pangsa sci-fi. Waktu Kumala tenggelam (dan disamber petir), rohnya terbawa ke tempat di mana manusia bisa melihat masa depan dan masa lalu (termasuk variasinya). Tapi karena bagian itu dianggap “cuma bikin mumet”, ya udah skip langsung ke Kumala bangun di dunia lain. Kalau secara film juga lebih gampang skip semua teori Quantum Physics.

No comments: