Trilogi Schoolaholic Princess: The Miracle Boys, Romansa Singapura, Simfoni Cinta

Search This Blog / Cari di Blog ini

Friday, January 23, 2009

Mampir di radio Aditya FM Pekanbaru

Pertama datang, bawa cokelat n mau pamer novels hehe - can you believe that I was actually quite in a bad mood??? Demi pose di blog, harus pasang senyum no matter what!
23 January 2009

Well, well, well...
Di Pekanbaru itu, kita harus menghubungi orang yang "in charge" dan tidak bisa menitip pesan - kebanyakan pesan akan "tidak sampai"... That is what I learn. Maksudnya kacau balau deh, karena koordinator yang dulu mengatur wawancara jarak jauh Singapura-Pekanbaru ternyata resign untuk menempuh hidup baru (baca: menikah, secara harfiah). Lalu begitu mendarat, Kamis 22 Jan 09 siang, saya menelepon radio dan oleh resepsionis dijawab dengan tidak bersemangat! -- beneran, bikin "ilfil" dan tidak antusias... No cover up here, I just spill the beans out, tanpa tedeng aling-aling lagi. Nanya di mana Robby atau Nadine, jawabnya juga sekenanya. Benar2 tidak seperti yang saya harapkan - karena saya terbiasa dengan birokrasi efektif ala Singapura - kalau nitip pesan, pasti ada follow up dan resepsionisnya bersemangat. Yang ini, hopeless deh. Sori ya mbak, kesan pertama memang begitu!

Welcome to Pekanbaru, Yun -- that was what Pak Harry said. Lain ladang, lain belalang; lain lubuk, lain ikannya. Beda daerah, beda adat / behaviournya.

Sampai akhirnya, saya samperin aja radionya setelah sarapan (Jumat, 23 Jan 09). Waktu itu saya bilang ke geng saya (Kak Rus, Mag, adikku Riana): just drop the chocolate, if there is no warm reception alias gak ada sambutan, kita cabut aja. For the sake of courtesy dulu aku udah janji bakal drop by ke Aditya FM kalau aku ke Pekanbaru... Syukur-syukur bisa ketemu Robby or Nadine. If not, ya udah deh, bye-bye aja...

Rupanya Tuhan mendengarkan keluhan saya. Robby ada di kantor. HOREEEE!!! Semua yang kacau jadi membaik... I am quite pleased about that :)
Robby nanya dikit soal acara promo Schoolaholic sorenya, dan berjanji datang abis dia siaran. Lalu dia bilang masih penasaran sama novel Sakura Bersemi di Yokohama ^_^

Voila, segalanya berubah! Dengan ramah dan apologetic Robby menjelaskan masalahnya - next time better contact him directly - dan ternyata Penerbit Andi cabang Riau menghubungi bagian marketing - itulah mengapa tidak ada respons --> because you don't contact the right person.
It's a matter of whom you know, still...

Berpose di resepsionis

Yunisa & Robby & novel-novel

Ini masih melihat ke arah kamera lain

Akhir, fokus ke kamera ini

Pose akhir, Yunisa sudah ceria lagi hehehe

Wednesday, January 21, 2009

Bertemu "Mama" Juwita (KoKier)

Post Card from Juwita: The Rocks



Dear Yunisa
I hope you enjoyed your stay in Sydney
Best regards,
Ira Juwi
29/11/08

Ceritanya aku dijemput di hotel Four Season sama Juwi n misua. Terus kita makan nasi Padang di daerah deket kantor Juwi. Terus Juwi nemeni aku shopping berburu barang2 pesanan di mal deket rumahnya (foto di entry 29 Nov 2008). Terus main ke rumahnya. Terus berlayar. Terus dinner sushi train di Chinatown Sydney. (Gaya terus terus terus hehe)

Silakan klik di judul artikel kalau mau baca lengkapnya Kompas Komunitas- KoKi 21 Jan 2009 http://community.kompas.com/read/artikel/2134

Seputar KoKi
/ Home / Seputar KoKi /
CITIZEN JOURNALISM: SIAPA SAJA, MENULIS APA SAJA


Bertemu Papa dan Mama di KoKi
Yunisa - Singapura

Hai hai hai Zeverina dan KoKiers di 166 negara...


Waduh, judulnya nggak nguatin yah... Habis lagi bingung mau kasih judul apa, dan "secara" kopdarnya sudah lewat beberapa bulan... moga-moga tidak basi ceritanya untuk dimuat di KoKi...

Yang saya maksud dengan "Papa" di KoKi adalah Ki Ageng dan "Mama" adalah Juwita. Karena secara umur beliau-beliau memang angkatan orang tua saya hehe. (Dan perhatian mereka kepada saya, persis plek dengan orang tua saya sendiri).

Juwita yang keibuan

Pertemuan saya dengan Juwita (yang seperti Avy, tidak mau dipanggil Tante hihihi) terjadi karena saya memenangkan quiz mengarang 30 kata deskripsi Sydney Romantic Getaway dari sebuah radio di Singapura (lah jelas menang, kan tinggal comot adegan dari novel sendiri hehe).


Saya sempat sewot sama Suhu JC dan Juwita yang gencar-gencar menggosip soal daftar acara saya sebagai atlet (manjat jembatan, manjat Opera House, manjat Blue Mountain) yang memang ada candlelight dinner di restoran berputar dan nonton film Australia di Gold Class. Bertemu dengan Juwita in person bersama misuanya -- dan berhasil mewawancarai kisah cinta mereka (dasar penulis novel), saya jadi terinspirasi untuk mencari suami penyabar juga hahaha. Juwita menemani saya berburu oleh-oleh (kacang Macadamia, potato chips, madu pokoknya bener2 nggak keruan pesanan adik n temenku)... Juwi juga menceritakan perjuangan mendapatkan SIM dari nol yang perlu bertahun-tahun di sono.

Itu aja deh, petualangan kami tidak usah diceritakan di sini, nanti ada yang sirik :P

Salam dari yang minggu depan ke Pekanbaru, Jakarta n Yogya,

Yunisa

----------
kisah makan di resto Padang.. aku habis separo piring, Yun habis sepiring. Terus acara berlayar di teluk Rushcutters, pas hujan deres, mana aku nggak bisa berenang lagi..
Posted by: Juwita S. Rabu, 21 Januari 2009 14:42 WIB

Makan malam di sushi-train, selesainya aku ajak nginep di rumahku tapi nggak mau.. alasannya? Yun perlu salonpas, aku nggak ada stock, hihi... Pokok'e mesti sedia salonpas kalo mau kopdar sama Yun wis..
Posted by: Juwita S. Rabu, 21 Januari 2009 14:44 WIB

Thursday, January 8, 2009

Resensi online


Bisa ditemukan di sini:
http://id.shvoong.com/books/novel/1847778-sydney-darling-harbour/

Sydney darling harbour
kata : 300
oleh : surgana

Pengarang : Yunisa
Diterbitkan di: Oktober 27, 2008

untuk sebuah novel dewasa, buku ini pantas dibaca oleh setiap lajang yang bersiap diri untuk menikah. Ada banyak intrik dan konflik yang dipaparkan dalam pola cerita yang dapat membantu menjadikannya sebagai pola dasar dalam berinteraksi secara benar dan baik.

kisahnya sendiri memang klasik sekali, yaitu pelarian rasa akibat frustasi oleh kenyataan yang tidak diinginkan. cinta yang terbelah akibat pengabaian dan kekacauan hidup. apa sebenarnya solusi dari setiap permasalahn yang dialami para tokoh di sini?
membaca novel ini, kita belajar banyak hal.

Link yang relevan :

* http://www.kisahcupid.blogspot.com

Daftar Pustaka
Sydney darling harbour oleh Yunisa Cupid Media Group 2008, 2000000 Halaman 978-979-2494-52-8